Aku dan Bintang

Malam..dan tanpa bintang..
Surabaya sepertinya menjadi penjara yang tak akan memberi pintu keluar pada saya..
Hanya saya dan mimpi-mimpi saya…
Saya bahkan hampir lupa bagaimana saya bisa berada di sini.
Sendiri di tengah malam..
Saya benci dengan pertengkaran yang tidak kunjung berakhir ini..
Saya bosan dengan sifat monoton yang selalu membicarakan hal yang sama..
Saya tahu anda tidak akan pernah datang..
Jadi buat apa saya menunggu..
Bandung-Surabaya terlalu jauh untuk anda tempuh..
Padahal anda tahu, saya sendirian di sini dan tidak punya semangat menjalani hari baru lagi..
Saya sepertinya tersadar, anda bukan sang bintang..
Pantas saja setiap malam sang bintang yang saya tunggu tidak pernah muncul lg..
Tidak pernah memberikan sinar yang sama seperti dulu..
Ah, betapa bodohnya saya..
Begitu lugu dan dengan mudah percaya bahwa andalah sang bintang..
Namun, sedikit pun tidak..
Sang bintang tida akan pernah lelah menyinari saya, membagi secercah harapan kehidupan pada saya..
Dan tentu, tidak akan pernah membiarkan air mata ini jatuh 😥

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s